August 2, 2017

Manajer Tim LKG-SKF Bertekad Membawa Tim LKG-SKF Juara Gothia Cup 2017

  • Share On

Tak hanya digembleng fisik dan skill-nya akan tetapi tim LKG-SKF ini juga digembleng mentalnya.

Manajer tim LKG-SKF, Herpin Dewanto tampak antusias ketika diajak berbincang soal pembinaan usia muda. Semangatnya untuk membawa tim U-15 ke Gothia Cup 2017 bukan hanya sebatas manggung di perhelatan dunia saja, lebih dari itu dia membawa misi bagi talenta muda Indonesia.

Herpin menyadari jenjang karir pemain LKG-SKF masih panjang di pentas sepak bola. Oleh karena itu, dia berniat untuk mengantarkan para pemain ini untuk bisa mewujudkan harapannya bisa bermain di level profesional, baik untuk klub atau bermuara di Tim Nasional Indonesia.

Herpin bertekad untuk membawa LKG-SKF menjadi juara di Gothia Cup 2017. Menurutnya dengan mencatatkan prestasi di level internasional, merupakan kesempatan membuktikan kemampuan para pemain kepada publik sepak bola Indonesia.

“Kalau bisa juara, kan mereka dapat panggung, bisa dilihat oleh timnas atau PSSI. Karena mereka, kan nantinya ingin menuju ke sana. Karena itu tidak ada cara lain untuk memanggungkan mereka selain dengan menjadi juara,” katanya.

Herpin melanjutkan, guna menuju ke level profesional, seorang pemai tidak hanya diasah kemampuan dalam mengolah si kulit bundar saja. Lebih dari itu, menurutnya, sikap dan kepribadian pemain juga turut diperhitungkan. Sehingga dia pun turut membekali anak-anak di LKG-SKF dengan pemahaman tentan pentingnya menjaga attitude.

Sebelum bertolak menuju Swedia untuk bertarung di Gothia Cup 2017, Herpin pun menggodog para pemain LKG-SKF dalam pemusatan latihan di kawasan Footbal Plus, Kabupaten Bandung Barat pada tanggal 5-9 Juli lalu. Selain pembekalan teknis permainan, pada Training Center (TC) tersebut juga terus ditanamkan nilai-nilai kepribadian bagi pemain serta berbagi pengalaman di Gothia Cup sebelumnya.

“Misinya semangat membina pemain muda, menjadi pesepak bola profesional itu tidak hanya menendang bola, tapi atittude dan kedisiplinan. Bangun (tidur) enggak telat, mandi enggak telat, habis makan piring beresin sendiri. Kegiatan rutin ada latihan pagi dan sore. Malam itu biasanya bahas evaluasi permainan, terus anak-anak dikasih tahu di Gothia seperti apa, dari pengalaman seperti apa,” terangnya.

Almuni Gothia Cup sebelumnya kini sudah tampil d level profesional diantaranya ada Egi Maulana Vikri personel Timnas U-19 yang kemudian ditarik ke Timnas U-22. Lalu ada Muhammad Riyandi yang kini bermain di Barito Putera dan Billy Keraf di Persib Bandung.

“Kabar terbaru dari Timnas U-16 asuhan Fakhri Husaini hasil seleksi kemarin sudah diciutkan menjadi 30 pemain. Alumnus LKG yang bertahan ada lima peman, Andre Octaviansyah (Pelita Jaya), Rizky Dwi (Rajawali Muda), Moch Yudha (Cibinong Poetra), Aban Yudistira (Rajawali Muda), dan Rendy Juliansyah (ASIOP),” tutupnya.

 

  • Share On

Comment

No comments found.

Leave a reply

Got Something To Say:

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Didukung oleh