March 6, 2018

Olahraga-Olahraga Ini Juga Menunjang Perfoma Pemain di Lapangan Hijau

  • Share On

Selain sepak bola, pemain JFA (Biru) Nestor juga menggeluti olahraga basket yang menunjang perfomanya di lapangan hijau. (Foto: Alvien Cahya).

Menggemari olahraga sepak bola tidak mengharuskan kita untuk selalu bermain sepak bola setiap saat. Terkadang kita juga bisa mencoba olahraga lain. Hitung-hitung untuk refreshing, jika sedang jenuh bermain sepak bola. Sama halnya dengan beberapa pemain di Liga Kompas Gramedia U-14. Ternyata mereka juga menekuni hobi olah raga lain untuk menunjang perfoma mereka saat bermain sepak bola.

Masih dekat dengan sepak bola, ada basket. Beberapa pemain di Liga Kompas Gramedia ternyata banyak yang suka olahraga ini. Salah satunya adalah Nestor Agung Pambudi, pemain Jakarta Football Academy (JFA). Awalnya Nestor menekuni olahraga ini karena teman-teman sekolahnya lebih banyak memilih basket ketimbang sepak bola. “Cuma iseng saja, sih. Soalnya di sekolah jarang yang suka main sepak bola. Jadi saya ikut main basket. Buat refreshing juga,” ucap kapten JFA tersebut.

Setelah mencoba bermain basket, Nestor mengakui banyak hal yang ia pelajari dalam olahraga tersebut. Bahkan menurutnya, permainan basket juga berpengaruh ke gerak refleksnya. “Memang permainan ini (basket) beda banget sama sepak bola. Kalau main basket harus punya gerakan yang cepat. Jadi hal ini juga mempengrahui gerak refleks saya selama bermain sepak bola,” ungkap pemain bernomer punggung 23 ini.

Selain Nestor, pemain lain yang menekui olahraga lainnya, ialah Fitra Rafiadin pemain Kabomania. Fitra menekuni olahraga bulu tangkis saat mengisi waktu luangnya. “Menurut saya permainan bulu tangkis yang mengharuskan kita bergerak ke segala arah, juga berpengaruh ke permainan sepak bola saya. Refleks saya jadi bertambah, dan saya juga merasa gerakan saya jadi bertambah gesit,” ungkap pemain bernomor punggung 19 tersebut.

Pemain ASIOP Apacinti, Muhamad Uchida Sudirman menggeluti olahraga muay thai untuk melatih otot-otot pada tubuhnya. (Foto: Alvien Cahya).
Pemain ASIOP Apacinti, Muhamad Uchida Sudirman menggeluti olahraga muay thai untuk melatih otot-otot pada tubuhnya. (Foto: Alvien Cahya).

Berbeda dengan Nestor dan Fitra yang memilih olahraga yang sangat umum. Pemain ASIOP Apacinti, Muhamad Uchida, justru lebih memilih olahraga bela diri, muay thai. Uchida memilih olahraga ini bukan tanpa alasan. Menurutnya saat melakukan olah raga muay thai mengharuskan ia menggerakkan semua otot-otot pada tubuhnya, dan memiliki dampak positif saat ia bermain sepak bola.

“Saat main muay thai, hampir semua otot di tubuh kita dipakai, kecuali kepala. Tapi paling sering dipakai otot kaki, untuk melakukan tendangan. Hal ini juga sangat memengaruhi permainan sepak bola saya, tapi bukan untuk melakukan tindakan kekerasan di lapangan, melainkan kemampuan fisik dan body charge saya bertambah,” ungkap pemain bernomor punggung 2 tersebut.

Tak hanya pemain Liga Kompas Gramedia yang memiliki hobi lain di luar sepak bola. Tapi pemain bintang di liga-liga top dunia juga menggeluti olahraga lain di luar sepak bola. Misalnya, Ibrahimovic yang menggeluti olahraga taekwondo, Rooney yang hobi bermain tinju, hingga legenda Manchester United, Ryan Giggs yang hobi yoga.

Menurut Ryan Giggs, yoga merupakan salah satu rahasia dari kebugaran tubuhnya. Hal ini terbukti, ia mampu bermain di Manchester United hingga usianya mencapai 40 tahun. Sedangkan Ibrahimovic, banyak yang tidak tahu kalau dia sudah mencapai tingkatan tertinggi dalam taekwondo. Ia sudah mendapatkan sabuk hitam di olah raga bela diri ini. Wayne Rooney sendiri sudah bermain tinju saat usia masih kecil, dan tinju jadi salah satu inspirasi saat ia melakukan selebrasi setelah mencetak gol.

(Laporan: Alvien Cahya)

  • Share On

Comment

No comments found.

Leave a reply

Got Something To Say:

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Didukung oleh