Liga KG
Beranda / Berita / Berita Detail

Salfas Soccer Berambisi Hentikan Ragunan Soccer School

KOMPAS/I GUSTI AGUNG BAGUS ANGGA PUTRA

Pemain Salfas Soccer melindungi bola dari serbuan pemain Asiop Apacinti (merah).

JAKARTA, KOMPAS – Laga besar tersaji pada pekan ke-12 Liga Kompas Kacang Garuda U-14, Minggu (18/11/2018). Pemuncak klasemen sementara Ragunan Soccer School ditantang tim peringkat dua Salfas Soccer School. Pelatih Salfas, Irwan Salam, berambisi menghentikan catatan positif Ragunan yang belum pernah terkalahkan.

Irwan Salam mengaku telah mengantongi cara untuk meredam agresivitas Ragunan SS di bawah komando Rasyito Amsya. Pasukan Rasyito Amsya menjadi tim terproduktif di Liga Kompas usai mengemas 27 gol dan baru kebobolan 2 gol.

“Kemampuan masing-masing sudah terbaca. Pemain depan Ragunan tajam. Tapi kami memiliki kemampuan yang hampir sama. Tinggal siapa yang pandai mempergunakan kesempatan,” tutur Irwan, Kamis (15/11/2018).

Untuk meredam lini depan Ragunan SS, Irwan telah menyiapkan pemain bertahan terbaik. Salfas Soccer siap tampil dengan kekuatan penuh karena kelihaian Irwan merotasi pemain dalam laga yang tepat.

Dalam sesi latihan sepekan terakhir, Irwan terus mengasah kemampuan bertahan timnya. Koordinasi lini belakang antara gelandang jangkar dan bek diperbaiki.

“Salah satu materi latihan adalah memutus serangan lawan sejak dari lini tengah,” katanya.

Dengan begitu, ia mengharapkan aliran bola dari gelandang Ragunan SS dapat dihentikan.

Bagi Irwan, laga menghadapi Ragunan SS adalah tantangan bagi dirinya. Sebagaimana diketahui, Ragunan SS belum terkalahkan hingga pekan ke-11. Salfas Soccer berniat menghadirkan kekalahan pertama bagi Ragunan SS. Hanya saja, ambisi Salfas Soccer bakal menemui jalan terjal karena sesi latihan yang tertunda karena hujan.

“Karena hujan, pemain jarang berkumpul. Tapi mereka tetap menjaga sentuhan bola dengan ikut bertanding bersama tim kecamatan masing-masing,” katanya.

BERITA TERKAIT
Komentar
Berita Populer