Liga KG
Beranda / Berita / Berita Detail

Gelar Juara Hanya Bonus Konsistensi

Pemain Terbaik Bulanan - laga antara Mandiri Jaya Bogor (hijau) menghadapi Pelita Jaya (merah) dalam Liga Kompas Gramedia di Lapangan PSSI Senayan Jakarta, Minggu (3/1). Figo Sapta Fahrezi terpilih sebagai pemain terbaik Liga Kompas Gramedia untuk bulan Desember 2015. Kompas/Wawan H Prabowo (WAK) 03-01-2016

Pemain Terbaik Bulanan – laga antara Mandiri Jaya Bogor (hijau) menghadapi Pelita Jaya (merah) dalam Liga Kompas Gramedia di Lapangan PSSI Senayan Jakarta, Minggu (3/1). Figo Sapta Fahrezi terpilih sebagai pemain terbaik Liga Kompas Gramedia untuk bulan Desember 2015.
Kompas/Wawan H Prabowo (WAK)

Ilham mengumpulkan skuad Villa 2000 saat jeda paruh babak melawan Bina Taruna pada pekan ke-22, Minggu (3/1) lalu. Pelatih muda itu menjelaskan alur permainan untuk membuka kebuntuan di lini depan. Ilham menggambarkan posisi dan pergerakan pemain di papan taktik.

Dia mengingatkan lagi apa yang dipelajari dalam sesi latihan menjelang laga besar itu. Para gelandang harus lebih disiplin menjaga gelandang serang Bina Taruna, Figo Sapta Fahrezi, sekaligus mengumpan langsung ke depan. Pola inilah yang berbuah gol kemenangan 1-0 oleh Zahran Fayyadh pada awal babak kedua.

Zahran salah satu mesin gol Villa 2000 sejak musim lalu bersama M Rafi Izzudin yang menjadi striker tim Liga Kompas Gramedia SKF di Piala Gothia 2015 kategori U-15. Jejak pemain muda didikan Villa 2000 itu menjadi inspirator bagi pemain muda lainnya, seperti Zahran dan kawan-kawan.

”Saat paruh babak saya tidak memberikan instruksi khusus, saya hanya mengingatkan lagi anak-anak supaya bermain seperti saat latihan. Saya hanya memotivasi mereka untuk lebih total dan disiplin,” ujar Ilham.

Tim pelatih Villa 2000 juga rajin meneriakkan instruksi dari tepi lapangan. Totalitas itu pula yang harus dibayar oleh Pratama dengan luka sobek di sudut mata kiri saat berebut bola.

Totalitas skuad Villa 2000 inilah yang mengantar mereka menembus empat besar klasemen Liga Kompas Gramedia (LKG) U-14 hingga pekan ke-22. Villa di posisi keempat dengan nilai 48. Mereka masih berpeluang memperbaiki peringkat karena hanya terpaut satu poin dari Bina Taruna dan ASIOP Apacinti. Adapun pemimpin klasemen Kabomania sulit dikejar karena unggul lima poin.

”Kami tidak menargetkan meraih posisi tertentu kepada para pemain karena itu akan menjadi beban. Kami hanya minta mereka bermain sebaik mungkin,” ujar Ilham.

”Jika sekarang kami di peringkat keempat, anak-anak akan tahu sendiri bahwa kerja keras, kedisiplinan berlatih, dan konsistensi penampilan akan berbuah hasil. Jika kami juara, itu hanya bonus dari perjuangan anak-anak,” ujar Ilham.

Pelatih Bina Taruna Saut Tobing juga menilai, gelar juara merupakan bonus, bukan target. Dia hanya menarget Figo dan kawan-kawan masuk empat besar. Ini target realistis setelah Bina Taruna kehilangan tujuh pemain pilar yang ikut ke kompetisi lain.

”Ini bukan tim utama karena ada tujuh pemain yang saya coret karena tidak disiplin. Namun, saya yakin pemain lapis kedua kami tetap bisa bersaing dengan tim lain jika mereka disiplin,” ujar Saut.

Bina Taruna mendapat pelajaran berharga pekan lalu setelah kalah 0-1 dari Villa 2000. Kekalahan ini buah dari jeda latihan sepekan menjelang Tahun Baru 2016. Saut menegaskan, kekalahan biasa dalam kompetisi, tetapi Bina Taruna kalah dengan performa buruk, itu yang tidak bisa diterima.

Saut, mulai pekan ini, menggenjot lagi latihan rutin Selasa hingga Jumat. Pemain diliburkan Sabtu untuk menyegarkan fisik dan pikiran sebelum tanding pada pekan ke-23, Minggu (10/1), di Lapangan C Senayan. Pekan ini Figo dan kawan-kawan akan melawan tim papan tengah Mutiara Cempaka.

”Kami harus mengembalikan performa pada 2015 dan menjaga posisi di empat besar.
Kami tidak menargetkan juara karena itu hanyalah bonus,” ujar Saut.

Pekan ini juga pertaruhan besar pemimpin klasemen Kabomania yang akan menjalani laga derbi melawan peringkat kelima SSJ Kota Bogor. Kedua tim ini terpaut enam poin. SSJ selalu memberikan perlawanan terbaik saat melawan Kabomania yang melesat sejak paruh kedua musim 2015. Jika SSJ menang pada derbi Bogor ini, target mereka mengakhiri musim ini di peringkat kedua atau ketiga, lebih terbuka. (ANG)

BERITA TERKAIT
Komentar
Berita Populer