Liga KG
Beranda / Berita / Berita Detail

Imbang, Kerugian bagi Cibinong Putra

Pemain SSB Bina Taruna, Dede Ibnu Hajar (kiri) berusaha melewati pemain SSB Rajawali Muda, Muhammad Khatami Ritonga dalam laga pekan ke-24 Liga Kompas Gramedia U-14 Panasonic 2016 di Lapangan C Senayan, Jakarta, Minggu (17/1). Kedua tim bermain imbang 0-0. Kompas/Heru Sri Kumoro (KUM) 17-01-2016

Pemain SSB Bina Taruna, Dede Ibnu Hajar (kiri) berusaha melewati pemain SSB Rajawali Muda, Muhammad Khatami Ritonga dalam laga pekan ke-24 Liga Kompas Gramedia U-14 Panasonic 2016 di Lapangan C Senayan, Jakarta, Minggu (17/1). Kedua tim bermain imbang 0-0.
Kompas/Heru Sri Kumoro (KUM)

JAKARTA, KOMPAS Bermain imbang 1-1 ketika berhadapan dengan Sekolah Sepak Bola Garuda Putra Bekasi, Minggu (17/1), tak membuat SSB Cibinong Putra mengoleksi tambahan satu poin, yang bisa membuat posisi mereka sedikit membaik di papan tengah klasemen sementara Liga Kompas Gramedia U-14 Panasonic. Sebaliknya, poin mereka justru dikurangi karena ketidaklengkapan tim dan staf pelatih di lapangan.

Yusmanto, Manajer Cibinong Putra, ditemui di sela-sela pekan ke-24 Liga Kompas Gramedia (LKG) U-14 Panasonic di Lapangan C, Kompleks Gelora Bung Karno, Minggu (17/1), mengatakan, ada dua hal yang membuat mereka mengalami pengurangan poin, dari yang seharusnya merebut satu poin hasil seri. Keduanya adalah ketidakhadiran pelatih utama dan satu pemain cadangan.

”Seharusnya memang dapat satu poin. Karena dua hal itu, kami tak bisa membawa pulang poin,” kata Yusmanto.

Aturan dalam LKG U-14 menyebutkan, setiap pelatih harus mendampingi pemainnya saat bertanding. Yusmanto menuturkan, aturan tersebut tidak dipermasalahkannya. Dia berharap timnya bisa berkoordinasi lebih baik dalam sisa penyelenggaraan LKG yang tinggal lima pekan lagi.

Permainan yang ditampilkan M Dhaffi Firdaus dan kawan-kawan sebenarnya tidak jelek. Namun, dalam beberapa penyelesaian akhir, serangan-serangan Cibinong Putra tidak terselesaikan dengan baik.

Yusmanto menilai, sebenarnya Dhaffi dan kawan-kawan bisa memperoleh hasil maksimal di laga ini. Apalagi, serangan-serangan mereka cukup baik. ”Namun, kami kalah di kondisi fisik. Kami juga belum bisa memanfaatkan kesempatan pada tendangan bebas,” katanya.

Hasil seri tersebut membuat Cibinong Putra belum beranjak dari posisi ketujuh klasemen sementara LKG U-14 Panasonic
dengan nilai 34. Sementara,
tambahan satu poin yang diperoleh Garuda Putra Bekasi semakin mendekatkan posisinya dengan Cibinong Putra, dengan poin 33, di posisi kedelapan klasemen.

Pengurangan poin sebenarnya tidak hanya dirasakan Cibinong Putra. Panitia LKG U-14 Panasonic juga menetapkan pengurangan satu poin pada dua tim lain, yaitu SSB Pelita Jaya dan SSB One Way Semplak Barat.

Sebaliknya, hasil kurang memuaskan harus dirasakan SSB Annisa Pratama di pekan ke-24 ini. Tim yang biasa berlatih di Kompleks Olahraga Ragunan, Jakarta Selatan, ini harus takluk 0-3 dari pesaingnya, SSJ Kota Bogor. Hasil tersebut membuat Annisa Pratama masuk dalam zona degradasi musim ini.

”Play off” LKG

Panitia pelaksana LKG U-14, Minggu kemarin, juga mengumumkan pembukaan pendaftaran babak play off untuk musim pertandingan 2016. Sekolah sepak bola yang berada di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, dan Bekasi diundang untuk mengikuti laga play off, yang direncanakan dimulai pertengahan Maret 2016.

Sebanyak lima tim terbaik yang berasal dari babak play off akan berlaga dengan 11 tim terbaik yang bertahan di LKG U-14 Panasonic musim 2015.

Direktur LKG U-14 Gatot Widakdo mengatakan, semua SSB yang berdomisili di wilayah Jabodetabek dipersilakan mendaftar dan peserta tidak akan dipungut biaya. Semua tim yang lolos dalam proses screening dan penilaian pelatih bisa mengikuti play off musim 2016. (MHD)

BERITA TERKAIT
Komentar
Berita Populer