Liga KG
Beranda / Berita / Berita Detail

Menahan Pemuncak Klasemen Sementara

Pemain Asiop Apacinti Wishnu Avianto (kanan) berusaha melewati hadangan Pemain SSJ Kota Bogor M. ardianur Rafli dalam laga lanjuta Liga Kompas Gramedia Panasonic U-14 di stadion Bea Cukai Rawamangun, Jakarta, Minggu (8/1). Pertandinan itu berakhir seri dengan skor 1-1. Kompas/Wisnu Widiantoro (NUT)

Pemain Asiop Apacinti Wishnu Avianto (kanan) berusaha melewati hadangan Pemain SSJ Kota Bogor M. ardianur Rafli dalam laga lanjuta Liga Kompas Gramedia Panasonic U-14 di stadion Bea Cukai Rawamangun, Jakarta, Minggu (8/1). Pertandinan itu berakhir seri dengan skor 1-1.
Kompas/Wisnu Widiantoro (NUT)

Persaingan tiga tim papan atas klasemen sementara Liga Kompas Gramedia Panasonic U-14 kembali memanas pada pekan ke-20, Minggu (8/1), di Lapangan Bea Cukai, Rawamangun, Jakarta Timur.

Di laga pertama 2017 setelah libur dua pekan itu, pemuncak klasemen ASIOP Apacinti memetik hasil kurang memuaskan setelah bermain seri 1-1 saat menghadapi SSJ Kota Bogor.

Di lapangan yang baru diperbaiki itu, ASIOP gagal mengembangkan permainan khas penguasaan bola dan serangan bertubi-tubi. Tim asuhan Agus Gustira ini terlihat frustrasi dengan permainan rapat SSJ yang diasuh Andi Sudrajat. Hingga babak pertama berakhir, kedua tim bermain tanpa gol.

Namun, harapan memetik tiga poin sempat muncul pada menit ke-38 setelah Fabio Delvecchio menggetarkan jala SSJ. Itulah gol ke-12 Fabio di kompetisi dan menjadikan remaja ini untuk sementara ada di urutan kedua pencetak gol terbanyak sementara bersama Sutan Zico (Bina Taruna). Teratas pencetak gol terbanyak masih diraih Rendy Juliansyah (ASIOP) dengan 14 gol yang sekaligus menjadikannya pemain terbaik Desember 2016.

Namun, setelah keunggulan itu, ASIOP gagal mendikte permainan akibat perlawanan sengit SSJ. Bahkan, pada menit ke-50, keunggulan ASIOP dimentahkan oleh gol M Fajar Firdaus.

”Rasanya senang sekali bisa mencetak gol dan menahan imbang tim sekuat ASIOP,” kata Firdaus seusai laga.

Hasil kurang memuaskan itu memang tidak menggeser ASIOP dari puncak klasemen sementara. ASIOP masih kokoh dengan poin 47 dari 14 kali menang, 5 kali seri, dan sekali kalah. ASIOP memasukkan 45 gol dan kemasukan 11 gol atau selisih 34 gol.

Sementara SSJ masih berkutat di papan tengah, yakni posisi kesembilan berpoin 24 dari 7 kali menang, 6 kali seri, dan 7 kali kalah. SSJ memasukkan 35 gol dan kemasukan 27 gol atau selisih 8 gol.

Peluang

Pesaing terkuat ASIOP, Bina Taruna, justru meraih hasil gemilang. Bermain di lapangan yang telah lama menjadi rumah mereka, Bina Taruna menang telak 4-0 atas Cibinong Poetra.

Pesta gol Bina Taruna dibuka Erza Bathara, menit ke-5. Dua gol berikutnya dicetak M Rafiq Ramadhani, menit ke-29 dan ke-34. Sandi Kusumah menutup pesta gol itu pada menit ke-54.

Hasil cemerlang itu membuat Bina Taruna yang diasuh Bonni Wijaya memangkas selisih poin dengan ASIOP. Bina Taruna ada di posisi kedua klasemen sementara dengan poin 45, dari 13 kali menang, 6 kali seri, dan sekali kalah. Bina Taruna memasukkan 48 gol dan baru kemasukan 9 gol atau selisih 39 gol. Dengan cuma kebobolan 9 gol, Bina Taruna terdepan sebagai tim yang paling sedikit kemasukan sampai pekan ke-20 ini.

Jika di pekan berikutnya Bina Taruna mampu menang, sementara ASIOP kembali tertahan, takhta klasemen sementara akan berpindah.

”Kami lebih fokus untuk mendapat kemenangan di pekan-pekan berikutnya,” kata Bonni.

Posisi ketiga klasemen sementara dengan poin 41 ditempati Garuda Putra Bekasi setelah menang 2-1 atas Ricky Yacobi. Gol kemenangan dicetak Bara Pandu, menit ke-4, serta Rainhard Marpaung, menit ke-43. Gol Ricky Yacobi dicetak Tegar Munggaran, menit ke-20.

Hasil lainnya, Villa 2000 menang 1-0 atas Mutiara Cempaka lewat gol Bagas Iskandar, menit ke-31. Persigawa bermain imbang tanpa gol melawan Jakarta Football Academy. Kabomania menang 2-1 atas Rajawali Muda. Buperta Cibubur bermain imbang 2-2 melawan Remci Tangerang. Adapun Pelita Jaya menang 4-1 atas Jayakarta, penghuni dasar klasemen. (BRO)

BERITA TERKAIT
Komentar
Berita Populer