Liga KG
Beranda / Berita / Berita Detail

Buruknya Penyelesaian Akhir Tim-tim Unggulan

Kekalahan di pekan ke-22 sedikit membuat pemain ASIOP Apacinti terbebani. (Foto: Alvien Cahya)

Kekalahan di pekan ke-22 sedikit membuat pemain ASIOP Apacinti terbebani. (Foto: Alvien Cahya)

Memasuki pekan ke-23 Liga Kompas Gramedia U-14 kembali menyuguhkan pertandingan berkelas di GOR Ciracas, Jakarta Timur. Kali ini big match mempertemukan antara pimpinan klasemen sementara Jakarta Football Academy (JFA) dengan Kabomania (peringkat 4). Hasil sempurna di pertandingan sebelumnya ternyata membuat para pemain terlalu percaya diri menghadapi pertandingan ini.

Dari menit awal pertandingan kedua tim sudah menampilkan permainan cepat dan saling menyerang. Kabomania berhasil mencuri gol terlebih dulu melalui titik putih akibat pelanggaran keras yang dilakukan oleh pemain JFA. Muhammad Hafizh yang menjadi penendang berhasil melakukan tugasnya dengan baik. Ketinggalan satu gol membuat permainan JFA makin semangat untuk menyerang.

Di babak kedua, JFA hampir menguasai setengah lapangan permainan dan mengurung pertahanan Kabomania. Sayang, JFA terlalu banyak membuang peluang emas di depan gawang lawan. JFA hanya berhasil mencuri satu gol berkat tendangan terarah dari Muhammad Ferrari. Pelatih JFA, Zulkifli mengakui para pemainnya terlalu percaya diri dengan hasil pertandingan sebelum, sehingga bermain kurang fokus dan banyak membuang peluang.

“Di menit awal kami agak kurang fokus, dan pemain banyak kehilangan bola. Di babak kedua saya instruksikan pemain untuk main makin menyerang, sehingga kami berhasil menguasai jalannya pertandingan,” ujar Zulkifli. Sementara itu, hasil imbang sudah sesuai target yang diharapkan pelatih Kabomania, Abdul Rozak. Menurutnya, di babak kedua pemainnya mengalami kelelahan sehingga hampir sepanjang pertandingan digempur JFA.

Buruknya penyelesaian akhir juga dialami oleh ASIOP Apacinti (2) saat laga melawan Talenta Muda FU15 (13). ASIOP yang tampil menekan sejak menit awal pertandingan selalu gagal menyelesaikan peluang emas di depan gawang lawan. Hingga peluit panjang dibunyikan ASIOP hanya mampu mencetak satu gol ke gawang Talenta Muda melalui sundulan sang kapten, Muhammad Uchida.

Menurut sang pelatih, Yayat Supriatna, kekalahan pekan lalu yang membuat ASIOP turun tahta ke peringkat 2 membuat pemain agak sedikit down, dan berdampak ke permainan pekan ini. “Kekalahan kemarin sedikit membuat pemain terbebani selama pertandingan, sehingga kurang fokus dan banyak membuang peluang,” ucap Yayat. Namun Yayat tetap mengapresiasi para pemainnya yang makin percaya diri dalam menguasai bola di lapangan, dan menguasai jalannya pertandingan .

“Dengan kembalinya percaya diri pemain di lapangan, saya optimis akan mendapat hasil yang memuaskan di pekan-pekan berikutnya, dan akan mengambil alih posisi puncak. Tapi kami juga mewaspadai Mandiri Selection yang tampil semakin bagus, dan poinnya tidak jauh berbeda dengan kami,” ungkap Yayat. Hal yang ditakutkan Yayat justru faktor kelelahan pemain sehingga mudah cidera. Di pertandingan ini ASIOP menarik beberapa pemain intinya akibat cidera.

 

Performa Mandiri Selection makin meningkat di pekan ke-23 ini. (Foto: Alvien Cahya)

Performa Mandiri Selection makin meningkat di pekan ke-23 ini. (Foto: Alvien Cahya)

Perfoma Terus Meningkat

Perfoma yang terus meningkat justru ditunjukkan Mandiri Selection (3) yang berhasil menang 2-1 atas lawannya, Villa 2000 (8). Menurut sang pelatih, Mukshin Alatas, kemenangan pekan ini berkat rotasi pemain yang dilakukannya. “Kami menyimpan 5 pemain inti di babak pertama untuk menjaga stamina mereka. Sehingga saat permainan lawan menurun di babak kedua, kami punya tenaga lebih untuk menyerang,” ungkapnya. Strategi ini terbukti berhasil, pemain andalan mereka, Rabbani Tasnim yang masuk di babak kedua berhasil mencetak 2 gol dalam pertandingan ini.

Tampil memuaskan di dua pertandingan, membuat Mandiri Selection makin optimis menggeser pimpinan klasemen sementara, JFA. “Kami akan kembali menyimpan beberapa pemain inti untuk pertandingan melawan Kabomania pekan depan. Strategi dan rotasi pemain seperti ini akan kami pertahanan untuk hasil sempurna besok (pekan depan). Kami juga makin optimis untuk menggeser tim di puncak klasemen,” ujar Mukshin.

Sementara itu hasil pertandingan lainnya di pekan ke-23 ini, Bina Taruna (7) dan Siaga Pratama (12) bermain imbang 1-1, Ragunan Soccer School (10) menang 3-0 atas Garuda Putra Bekasi (15), Pelita Jaya (9) imbang tanpa gol dengan SSJ Kota Bogor (16), Buperta Cibubur (6) menang tipis 1-0 atas Cibinong Raya (11), dan Matador Mekarsari (5) menang 3-2 atas Remci Tangerang (14).

 

Laporan: Alvien Cahya

BERITA TERKAIT
Komentar
Berita Populer