Liga KG
Beranda / Berita / Berita Detail

Peran Tim Analisis Data Dalam Tim “Starting Eleven”

Fikri Abdillah, Salah Satu Tim Analisis Data di Liga Kompas Gramedia U-14. (FOTO: ALVIEN CAHYA)

Fikri Abdillah, Salah Satu Tim Analisis Data di Liga Kompas Gramedia U-14. (FOTO: ALVIEN CAHYA)

Jika ditanya mengenai profesi dalam olahraga sepak bola, mungkin banyak dari kita yang hanya menyebut beberapa profesi populer saja. Misalnya, pemain, pelatih, assisten pelatih, wasit, atau pengawas pertandingan. Dari sekian banyak profesi populer tersebut, ternyata ada satu profesi yang kurang begitu populer, tapi punya peran cukup penting dalam sebuah tim, yaitu tim analisis data atau statistik pertandingan.

Mengapa profesi ini dibilang penting? Menurut Fikri Abdillah, dari Tim 11 yang bertugas mencatat data statistik di Liga Kompas Gramedia U-14, pencatat analisis data bertugas untuk memonitor kinerja sebuah tim, dan mencatat perfoma setiap pemain. “Tugas utama kami untuk mencatat teknik-teknik yang dilakukan seorang pemain dalam sebuah pertandingan. Semua disusun dalam sebuah data yang rapi. Nantinya, data ini akan digunakan oleh pelatih untuk mengevaluasi permainan atau strategi timnya,” ucap Fikri.

Dalam data analisis biasanya berisi akumulasi teknik-teknik dasar yang dilakukan pemain selama pertandingan, seperti passing, long pass, dribbling, shooting, clearance, intercept, tackling, hingga saves untuk seorang kiper. “Data ini sangat berguna untuk pelatih sebagai materi merancang strategi saat latihan maupun saat bertanding,” ujar Fikri. Nanti, data ini juga berguna untuk menentukan Pemain Terbaik setiap bulannya.

Tim Analisis Data Harus Jeli Mengamati Jalannya Pertandingan. (FOTO: ALVIEN CAHYA)

Tim Analisis Data Harus Jeli Mengamati Jalannya Pertandingan Untuk Mencatat Perfoma Setiap Pemain di Lapangan. (FOTO: ALVIEN CAHYA)

Proses kerja pencatat analisis data terbilang cukup sulit dan membutuhkan kejelian dalam setiap pertandingan. “Di setiap pertandingan kita harus melihat pergerakan pemain, dan apa saja yang dilakukan pemain di lapangan. Misalnya, pemain melakukan long passing, kita catat akurasi dan arah passing tersebut dalam sebuah software khusus,” ujar Fikri. Perangkat lunak yang digunakan merupakan perangkat standar dari OPTA, pusat data statistik sepak bola, yang terbiasa mencatat data statistik tim-tim dunia.

Selain mencatat data berdasarkan real time (saat pertandingan), tim analisis data juga menggunakan metode rekaman video untuk mencatat data dan mempelajari hasil pertandingan. “Saat pertandingan mata kita harus fokus ke lapangan dan ke tab untuk mencatat semua teknik pemain. Selain itu kita juga bisa memakai video untuk mendalami hasil real time,” ucap Fikri.

Analisis Data Kandidat Pemain Terbaik Bulan Januari Liga Kompas Gramedia U-14.

Analisis Data Kandidat Pemain Terbaik Bulan Januari Liga Kompas Gramedia U-14.

Menurut Fikri, di liga-liga top dunia, pencatat analisis data tidak hanya mencatat kinerja timnya saja, tapi juga tim lawan. “Jika dibutuhkan, biasanya tim analisis data juga ditugaskan mencatat kinerja tim lawan, sebagai bekal saat pertandingan melawan tim tersebut. Di luar negeri, tim analisis data masuk bagian tim kepelatihan,” ungkapnya.

Di Indonesia sendiri orang yang bertugas mencatat data analisis ini terbilang jarang. Bahkan di Liga 1, tercatat baru Bali United yang menggunakan tim pencatat analisis data untuk melihat kinerja timnya.

Di Liga Kompas Gramedia U-14 beberapa pelatih sangat terbantu dengan adanya data analisis pertandingan. “Menurut saya data analisis yang diberikan sangat membantu kami saat latihan. Terlebih lagi datanya cukup lengkap untuk setiap pemain. Jadi pemain bisa mempelajari kesalahan mereka, dan menambah porsi latihannya untuk memperbaiki perfomanya di lapangan,” ucap pelatih Mandiri Selection, Muchsin Alatas.

Hal serupa juga dirasakan oleh Yayat Supriatna, pelatih ASIOP Apacinti. Menurutnya, data analisis juga berguna untuk pelatih dalam menentukan starting eleven mereka. “Data ini bisa jadi acuan untuk menentukan pemain inti kami. Untuk setiap pemain juga bisa sebagai penambahan latihan individu. Tapi secara keseluruhan data analisis ini berguna untuk evaluasi tim kami,” ungkapnya.

 

(Laporan: Alvien Cahya)

BERITA TERKAIT
Komentar
Berita Populer