Liga KG
Beranda / Berita / Berita Detail

Strategi Pelita Jaya Belum Berbuah Manis

KOMPAS/I GUSTI AGUNG BAGUS ANGGA PUTRA

Laga Pelita Jaya vs Villa 2000

JAKARTA, KOMPAS — Sekolah sepak bola Pelita Jaya gagal meraih 3 poin dari Villa 2000 pada pekan kedelapan Liga Kompas Kacang Garuda U-14. Strategi Pelita Jaya yang mengandalkan kecepatan pemain sayap tidak berhasil menembus pertahanan Villa 2000, 0-0.

Pelita Jaya mengambil inisiatif serangan di awal babak pertama. Serangan lebih sering dialirkan melalui sisi kanan pertahanan Villa 2000.

Adapun Villa 2000 lebih banyak memainkan operan-operan pendek kemudian diselingi umpan lambung ke daerah pertahanan Pelita Jaya.

Menjelang turun minum, Alifia Dwi Putra berlari menyisir di sisi kanan pertahanan Villa 2000. Ia berhasil merebut bola yang dikuasi lawan. Sepakan Alifia kemudian nyaris membawa Pelita Jaya unggul jika tidak membentur mistar gawang.

Situasi tidak banyak berubah di babak kedua. Kecepatan pemain sayap Pelita Jaya kerap merepotkan Villa 2000. Adapun Villa 2000 sesekali menekan melalui serangam balik. Namun serangan yang dibangun mudah dipatahkan barisan belakang Villa 2000. Hingga pertandingan usai kedua tim harus puas dengan skor imbang.

Pelatih Pelita Jaya Herland Zulfikar mengatakan, skema membangun serangam dari sisi sayap belum meraih hasil yang diinginkan. Menurut Herland, pemainnya masih terburu-buru dalam bermain serta mengambil keputusan.

“Cuaca yang panas juga memengaruhi permainan kami. Pemain menjadi cepat lelah,” katanya.

Di sisi lain pelatih Villa 2000 Artha Wijaya menyampaikan, anak asuhnya kerepotan meladeni serangan-serangan bergelombang Pelita Jaya . Menjelang akhir laga, stamina pemain Villa 2000 makin terkuras dan menyisakan banyak celah di lini pertahanan.

“Dua gelandamg andalan kami absen. Karena itu suplai bola ke penyerang jadi minim,” kata Artha.

Atas hasil ini Pelita Jaya harus menunda sementara ambisi menembus peringkat lima besar klasemen sementara. Mereka kini bertengger di posisi ketujuh.

BERITA TERKAIT
Komentar
Berita Populer