Liga KG
Beranda / Berita / Berita Detail

Juara Bertahan JFA Lanjutkan Tren Kemenangan

KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN

Pemain SSB Jakarta Football Academy Yuwana Wira Yuma (kanan) membuang bola yang dikuasai pemain Villa 2000 Reswara Azka Nugraha

JAKARTA, KOMPAS — Sekolah Sepak Bola Jakarta Football Academy melanjutkan tren positif pekan kesepuluh Liga Kompas Kacang Garuda U-14, Minggu (4/11/2018) di GOR Ciracas, Jakarta Timur. Hasil kemenangan 1-0 JFA melawan Kabomania menjauhkan mereka dari papan bawah.

Juara bertahan Liga Kompas JFA sedang dalam performa terbaik. Setelah menuai kemenangan perdana pada pekan lalu, mereka kembali menang lewat pertarungan sengit menghadapi Kabomania.

Gol semata wayang penentu kemenangan JFA dicetak oleh gelandang Vito pada menit ke-21. Gol itu membuat JFA untuk sementara merangsek dari peringkat ke-13 menjadi ke-9 dengan total 10 poin.

“Anak-anak sudah mulai bisa menerapkan strategi yang saya instruksikan. Ketika lawam main keras, mereka bisa tetap mempertahankan bola,” kata Pelatih JFA Winaryo seusai laga.

Winaryo cukup puas karena anak asuhnya telah menemukan kepercayaan diri. Sebelum kemenangan pekan lalu, mereka tertatih-tatih dengan delapan laga tanpa kemenangan, masing-masing empat kalah dan empat imbang.

Laga antara JFA dan Kabomania berlangsung ketat. Keduanya melakukan jual beli serangan sejak awal laga. Namun, gol dari Vito lewat kemelut di muka gawang mampu menjadi pembeda tim papan bawah itu.

“Ya memang tadi sangat imbang. Tetapi kami lebih bisa memanfaatkan peluang. Memang sebelum ini kami telah melatih finishing agar lebih baik lagi,” ucap Winaryo.

Sementara itu, kekalahan membuat Kabomania tidak beranjak dari papan bawah. Mereka menempati peringkat ke-14 atau tiga terbawah dengan 7 poin hasil dari 1 kali menang, 4 kali imbang, dan 4 kali kalah.

Pelatih Kabomania Cecep Jumhana menuturkan, perjuangan anak asuhnya sudah maksimal. Mereka memiliki banyak peluang. Akan tetapi penyelesaian akhirnya masih belum maksimal.

“Fisik anak-anak juga terlalu drop. Jadi 15 menit terakhir tidak maksimal. Evaluasi ke depan kita harus lebih banyak menggenjot fisik,” lanjut Cecep.

Dalam pertandingan sebelumnya, Asiop Apacinti mengatasi perlawanan Mandiri Selection 2-1. Hasil itu membawa Asiop keluar dari tren kekalahan. Asiop mampu menembus papan tengah untuk sementara dengan 11 poin.

BERITA TERKAIT
Komentar
Berita Populer