Liga KG
Beranda / Berita / Berita Detail

Optimalkan Lebar Lapangan

JAKARTA, KOMPAS – Kembalinya Liga Kompas Gramedia Kacang Garuda U-14 ke lapangan GOR Ciracas, Jakarta Timur, sejak pekan kelima, Minggu (20/10/2019), turut merubah paradigma permainan 16 tim peserta. Mereka tidak bisa lagi melakukan serangan sporadis dan melakukan banyak spekulasi untuk membuat peluang ataupun gol, seperti di lapangan Universitas Muhammadiyah Jakarta yang berukuran lebih kecil.

Gelandang SSB BTC Racik Caesar Rizky Prasendi (kiri) berusaha mengejar striker SSB Salfas Soccer Ilmi Baihaqi Amri (kanan) dalam lanjutan Liga Kompas Kacang Garuda U-14 di Lapangan Sepakbola Ciracas, Jakarta Timur, Minggu (20/10/2019). Hasil pertandingan Salfas Soccer melawan BTC berakhir 0-0. Dalam uriutan klasemen sementara liga ini Salfas Soccer berada pada urutan ke 12 peringkat klasemen. Sedangkan BTC berada pada peringkat ke 13 urutan klasemen.
KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO (RON)
20-10-2019

Di lapangan GOR Ciracas yang berukuran lebih besar, tim harus bisa bermain lebih efektif dan efisien dalam membuat peluang ataupun gol. Kalau tidak, stamina terkuras dan akibatnya bisa mengalami kekalahan. Salah satu strategi yang akan ditekankan para pelatih di pekan keenam LKG, Minggu (27/10/2019) ini, adalah permainan yang mengoptimalkan lebar lapangan.

“Saya ingin anak-anak bermain lebih sabar dari kaki ke kaki. Kemudian, pandai melihat celah lebar lapangan. Ketika ada peluang, mereka saya minta mengoptimalkan sisi saya ataupun langsung ke jantung pertahanan lawan. Lapangan yang lebih besar, memungkinkan anak-anak melakukan pergerakan tanpa bola di lebar lapangan untuk membuka peluang hingga mencetak gol,” ujar pelatih SSB Buperta Cibubur Jumhari Saleh dihubungi dari Jakarta, Sabtu (26/10/2019).

Baca berita selengkapnya di: https://bebas.kompas.id/baca/utama/2019/10/27/optimalkan-lebar-lapangan/

BERITA TERKAIT
Komentar
Berita Populer